Teams warta bengkel cargo lift Info


Akhirnya Harga BBM dan tarif listrik segera turun untuk memulihkan ekonomi

Akhirnya, Harga BBM dan Tarif Listrik Segera Turun Untuk Memulihkan Ekonomi

News Bengkel Cargo Lift for info - Saat pandemi COVID-19 seperti saat ini, dunia usaha benar-benar terpukul dan sangat merasakan dampaknya. Menurunnya daya beli masyarakat terhadap barang dan jasa, membuat beragam sektor usaha menjadi berat untuk melangkah. Alhasil banyak dari mereka, seperti pabrik maupun toko-toko retail terpaksa harus menutup usahanya alias bangkrut. 

Dengan bangkrutnya sektor usaha ini, otomatis berdampak juga dengan ratusan hingga ribuan karyawannya yang juga harus menerima dampaknya, yaitu di PHK. Beberapa juga ada yang harus dirumahkan dengan gaji hanya 50%. Bahkan ada yang dirumahkan tanpa menerima sepersenpun Kondisi ini tentu saja memperburuk keadaan masyarakat yang sudah susah karena disaat yang sama juga harus menghadapi efek dari Virus COVID-19 ini. 

Oleh karena itu, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) berharap agar pemerintah sedapat mungkin bisa menurunkan harga energi, seperti BBM, Listrik dan Gas. Menurut Apindo, pemerintah juga perlu memikirkan juga bagaimana keberlangsungan dunia usaha ditengah pandemi Corona seperti saat ini. Dengan banyaknya industri yang collaps, tentu akan membuat pertumbuhan ekonomi menjadi semakin lambat. 

Dari data yang ada saat ini, jutaan orang di Indonesia telah resmi menjadi pengangguran akibat terpuruknya dunia usaha. Kondisi ini tentu akan lebih berjalan lebih lama lagi apabila tidak ada stimulus dari pemerintah untuk membangkitkan dunia usaha ini. 

Untuk mengantisipasi hal yang lebih buruk lagi di bidang perekonomian ini, maka Pemerintah telah sepakat untuk memberikan stimulus bagi para pelaku industri dengan cara menurunkan harga BBM dan Tarif Listrik bagi kalangan industri. Program ini telah dicanangkan dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Untuk menurunkan harga BBM dan Tarif listrik ini pemerintah telah menganggarkan dana sebesar Rp 90.42 Triliyun. Dana tersebut nantinya akan diberikan kepada kedua perusahaan tersebut, yaitu Pertamina dan PLN sebagai biaya kompensasi dari penurunan harga ini.

Kebijakan ini telah ditetapkan dan akan langsung dijalankan sesegera mungkin pada tahun ini. Namun perlu diingat, bahwasanya penurunan harga BBM dan Tarif Listrik ini hanya untuk kalangan industri. Tidak untuk kalangan masyarakat luas. Namun harapannya, apabila dunia usaha sudah mulai membaik, maka masyarakat yang tadinya mengalami PHK atau dirumahkan bisa kembali aktif untuk bekerja dan roda perekonomian bisa berputar kembali.(yyan)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar