Teams warta bengkel cargo lift Info

iklan

Search This Blog

Yuk Kepoin Jenis-Jenis Scholarship!

Yuk Kepoin Jenis-Jenis Scholarship!

Halo para scholarship hunter!!! Untuk kamu yang ingin berkuliah di Indonesia ataupun di luar negeri dengan beasiswa, jangan lengah mencari info beasiswa ya! Saat kamu sudah menemukan informasi beasiswa, tandanya kamu sudah satu langkah lebih maju. Sebelum itu, coba yuk kenali dulu apa saja jenis-jenis scholarship yang biasa ditawarkan. Kira-kira beasiswa incaran kamu termasuk jenis yang mana?

1. Public or Government Scholarship
Public or government scholarship dapat diartikan sebagai beasiswa yang diberikan oleh suatu organisasi publik. Contohnya pemerintah, lembaga, atau departemen tertentu. Beasiswa ini sifatnya lebih resmi karena diberikan oleh badan-badan profesional. Oleh karenanya, banyak sekali mahasiswa yang mengincar beasiswa dari pemerintah seperti ini.

Baik beasiswa magang maupun beasiswa kuliah di luar negeri biasanya mereka tawarkan. Contohnya saja beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) yang dikeluarkan oleh Kementerian Keuangan adalah salah satu beasiswa paling terkenal. Beasiswa ini telah berhasil meloloskan ratusan mahasiswa ke luar negeri. Adapun beasiswa lainnya bisa berasal dari Departemen Kominfo, Departemen Pendidikan Nasional, LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia), dan sebagainya.
 
2. Private Scholarship
Beasiswa jenis private ini pada umumnya diadakan oleh institusi atau lembaga swasta seperti perusahaan besar (korporasi). Perusahaan korporasi tersebut biasanya rutin memberikan beasiswa setiap tahunnya. Hal ini karena mereka peduli pada dunia pendidikan hingga memberikan beasiswa mulai dari untuk jenjang S1, S2, dan S3. Kamu bisa menemukan informasi beasiswa ini dari kampus.

Biasanya lembaga pemberi beasiswa jenis ini misalnya dari Tanoto Foundation, Sampoerna Foundation, Djarum, The Ford Foundation, dan sebagainya. Selain info resmi dari kampus, kamu juga bisa langsung membuka website setiap institusi tersebut. Perlu diketahui biasanya lembaga tersebut memberikan beasiswa kepada para mahasiswa di kampus mitra. Jadi, pastikan kampusmu terdaftar ya!

3. Negara Maju dan Donor Internasional
Jenis beasiswa ini diberikan oleh negara maju dan lembaga donor internasional kepada Indonesia. Hal ini bertujuan agar kerja sama antara Indonesia dan lembaga tersebut berjalan efektif dan lebih kondusif. Sistemnya yang diberikan oleh lembaga internasional menjadikan jenis beasiswa ini terlihat kredibel dan menjanjikan pengembangan diri yang meningkat drastis. Akan tetapi, jika kamu ingin mencoba beasiswa jenis ini kamu harus meningkatkan kualitas dirimu.

Sebab, pendaftar beasiswa yang satu ini pastinya sangat banyak hingga mencapai ribuan orang. Beberapa contoh beasiswa ini adalah beasiswa pemerintah Australia (Beasiswa Australia Awards), pemerintah Inggris (Chevening Awards), pemerintah Amerika (Fulbright), KGSP, StuNed, dan sebagainya. Jika ingin mendaftar, jangan lupa membaca detail informasinya terlebih dahulu ya!
 
4. Community Organization atau Yayasan
Community Organization dari namanya saja sudah bisa diartikan sebagai beasiswa yang diberikan oleh suatu komunitas atau yayasan tertentu. Yayasan ini bisa merupakan yayasan yang bergerak di bidang akademik, keagamaan, ataupun organisasi sosial. Meskipun pemberi dananya berasal dari komunitas, tetapi beasiswa jenis ini juga tak kalah jumlah peminatnya. 

Setiap tahun banyak sekali komunitas yang tumbuh lebih besar dan memberikan beasiswa lebih banyak. Oleh karena itu, beasiswa dari mereka lebih membuka peluang bagimu. Asalkan kamu rajin-rajin mencari informasi beasiswa. Jangan sampai ketinggalan dan ikuti selalu update informasi di website atau media sosial resminya.

5. University Scholarship
Perguruan tinggi negeri ataupun swasta terkenal banyak menawarkan beasiswa. Masing-masing universitas pasti memiliki lembaga mitra yang setiap tahunnya memberikan beasiswa. Baik beasiswa untuk pengembangan kemampuan di bidang tertentu maupun beasiswa dukungan pendidikan sudah sering kita temui di universitas. Apalagi universitas negeri yang lebih banyak memberikan beasiswa karena sudah memiliki relasi dengan pemerintah.

Ada tiga jenis skema yang diusung oleh pemberi beasiswa di universitas. Pertama bernama Major Specific Awards. Beasiswa ini mengkhususkan penerimanya memiliki kemampuan akademik di bidang tertentu. Biasanya hal ini ditujukan agar seorang mahasiswa tersebut bisa benar-benar mengembangkan skill yang ia punya.

Kedua bernama Fellowship. Beasiswa ini memberikan dana bantuan keuangan untuk melakukan riset akademik. Jelas tujuannya agar semakin banyak mahasiswa yang mampu menghasilkan penemuan baru sesuai bidang ilmu yang ditekuninya. Beasiswa ini memiliki jangka waktu aktif selama periode tertentu.

Terakhir, Athletic Scholarship merupakan beasiswa yang diberikan kepada seorang atlet atau calon atlet. Biasanya pemberi beasiswa ini mengincar para mahasiswa jurusan pendidikan jasmani dan kesehatan. Sebab, banyak dari mereka yang bercita-cita menjadi seorang atlet. Dengan beasiswa ini mereka akan tersadar dan dapat mewujudkan mimpi.

Nah, itulah 5 jenis beasiswa yang biasanya diberikan selama kamu menjadi mahasiswa aktif di perguruan tinggi. Lantas, untuk meraih beasiswa syarat yang paling penting dalam setiap pendaftaran beasiswa adalah mengenai CV dan Esai. Sudah familiar dengan kedua istilah tersebut? Jika belum, kamu wajib menyimak informasi berikut ini. Check this out!

A. Curriculum Vitae (CV)
Curriculum Vitae (CV) merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam mencari pekerjaan atau mendaftar beasiswa. Hampir setiap komunitas, organisasi, atau lembaga pemberi beasiswa akan mensyaratkan para pelajar agar memberikan CVnya. Curriculum Vitae atau dalam bahasa Indonesia disebut sebagai riwayat diri berisikan data diri pribadi, pengalaman organisasi, pengalaman kerja, skill yang dimiliki, dan kemampuan lainnya.

Untuk melamar beasiswa kamu harus menyiapkan CV sebaik mungkin. Sebab, dari CV inilah pemberi beasiswa akan melihat dirimu secara sekolah. Misalnya saja mereka menilai prestasi yang pernah kamu capai berdasarkan data yang kamu berikan dalam CV. Lantas, kamu benar-benar harus memilih mana prestasi dan pengalaman yang relevan untuk mendaftar beasiswa tersebut.

Biasanya suatu lembaga akan memilih pelamar yang memiliki value relevan dengan tujuan perusahaan. Oleh karena itu, pintar-pintarlah kamu dalam memasukkan prestasi yang relevan dengan tujuan perusahaan.

B. Esai
Esai merupakan teks cerita pribadi yang biasanya sebagai pelengkap CV. Setiap jenis beasiswa mensyaratkan esai berbeda. Ada yang wajib esai diri ada juga yang wajib melampirkan esai tanggapan terhadap suatu masalah tertentu. Pastikan kamu membaca dengan cermat agar perintah membuat esai benar-benar kamu pahami.

Sampaikanlah esai dengan bahasa yang lugas. Usahakan tidak perlu terlalu banyak menggunakan kata-kata puitis yang berlebihan. Jika ingin, kamu cukup menambahkan peribahasa atau ungkapan yang umum digunakan. Tidak perlu menulis dengan gaya bahasa tingkat dewa yang sulit dipahami banyak orang.

Hal ini karena kamu sedang berhadapan dengan pesaing beasiswa lainnya. Mereka memberikan yang terbaik dan agar esai tersebut merepresentasikan karakter si pelamar yang sesungguhnya. Jangan anggap remeh esai ini. Biasanya esai menjadi penilaian dengan bobot paling berat lho! Sampaikan juga visi misi kamu setelah diterima beasiswa tersebut ya!

Kini saatnya kamu mempersiapkan diri untuk mendaftar beasiswa. Kamu harus mulai mencari informasi dari berbagai sumber agar tidak tertinggal jadwal. Catatlah deadline beasiswa yang akan kamu ikuti. Persiapkan CV, esai, dan dokumen penting lainnya dengan maksimal.

Popular

Advertise here, contact us 088210361307

Adsense